Puncak Perayaan HUT IDI ke-66, IDI Banyuwangi Adakan Gathering Seluruh Anggota dan Keluarganya

Sharing is caring!

IDIBANYUWANGI.COM – Usia organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sudah mencapai angka 66 tahun, bukan usia yang muda lagi. Ibarat manusia, usia 66 tahun merupakan usia yang matang dalam segala hal. Kematangan berpikir, bertindak, skill yang dimiliki, dalam usia ini sudah mencapai kematangan.

IDI Banyuwangi memandang HUT IDI kali ini merupakan tonggak yang perlu disadari oleh seluruh anggotanya untuk introspeksi dan sekaligus memperkuat peran organisasi bagi kemanfaatan masyarakat.

Oleh karena itu, tahun ini IDI Banyuwangi merayakan HUT ini dengan gegap gempita. IDI perlu menyadari bahwa kekompakan seluruh anggota sangat penting. Ibarat sebuah keluarga besar, IDI harus menjadi tempat untuk saling berbagi suka duka, saling menguatkan satu sama lain, dan saling mendukung kemajuan semuanya.

Ketua IDI Banyuwangi, Dokter Yos Hermawan mengatakan kepada redaksi bahwa momen 66 tahun ini harus ditanamkan kepada seluruh anggota IDI Banyuwangi. “Momen ini harus menjadi penyemangat bagi semuanya untuk kembali menjadikan organisasi ini sebagai rumah besar bagi seluruh dokter di Banyuwangi”, begitu ungkap Dokter Yos. “Momen ini menjadi ajang berkumpul, atau gathering bagi seluruh anggota baik yang sudah senior maupun yang junior”, tambah Yos.

Acara HUT kali ini diselenggarakan di lingkungan Rumah Sakit Umum Bhakti Husada Krikilan Glenmore pada Minggu 23 Oktober 2016 mulai pukul 6 pagi waktu setempat. Acara dimulai dengan jalan sehat menyusuri sawah, kebun dan perkampungan yang ada disekitar RSU Krikilan. Disepanjang jalan sehat, para dokter juga memunguti sampah yang ditemukan serta membagikan serbuk abate. Hal ini dimaksudkan untuk memberi contoh kepada masyarakat tentang pentingnya kebersihan dan kesehatan lingkungannya. “IDI ingin memberikan wawasan kepada masyarakat bahwa menjaga lingkungan sekitar tetap bersih itu adalah suatu kewajiban, supaya masyarakat sendiri tetap sehat”, nambah dokter asal kota Genteng ini.

Selain itu, Yos juga berkesempatan berkumpul dan bercengkrama dengan para pensiunan tenaga kesehatan yang dahulu bertugas di rumah sakit tertua du Banyuwangi itu. “Ini merupakan silaturrahmi antara generasi kesehatan yang muda dengan yang tua. Supaya tetap dapat saling memberi masukan demi kemaslahatan masyarakat” sambung dokter periang ini.

Setelah puas berjalan sehat, acara dilanjutkan dengan berbagai macam acara lomba. Tercatat ada lomba balap karung, lomba membawa balon, lomba memasukkan jarum kedalam botol serta lomba fashion show yang diikuti oleh pasangan dokter yang hadir pada saat itu. Didalam venue juga disediakan kolam pancing yang dapat dipergunakan untuk aktivitas memancing. Ada juga sebagian dokter yang asyik masyuk bermain tenis lapangan.

Dokter Budi Kasiyono Ketua Panitia HUT IDI mengatakan dalam sambutannya, acara ini terselenggara dengan baik berkat kerjasama dari berbagai pihak. “Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia dan tuan rumah RSU Bhakti Husada, sehingga acara gathering ini dapat berjalan dengan semarak”, begitu kata Dokter Budi yang wajahnya mirip artis Roy Marten ini dihadapan seluruh anggota.

Dalam kesempatan ini dibagikan lebih dari 500 hadiah doorprize yang berasal dari berbagai sponsor. Tercatat para sponsor acara ini antara lain : Coffezone, Klinik Diva, RSIA Rahayu Medika, RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi, Dokter Budi Kasiyono, Dokter Purwanto, Osing Deles, RSU Bhakti Husada, Dokter Sri Redjeki Spesialis Anak, Dokter Soegeng, RS Yasmin, RSI Fatimah, House of Yoan Affandi, Dokter Isnardi Apotek Glenmore, Dokter Kris Agustiono, RSIA Abdhi Famili, Dokter Rio, RS Graha Medika, Kaos Arek Genteng dan Klinik Brawijaya.

Sepanjang acara yang dipandu duo MC kondang Banyuwangi, Rano Prasetya dan Mamiek Yuniantri ini terlihat semarak. Hal tersebut terpancar dari raut wajah para dokter dan anggota keluarganya yang turut hadir dalam acara tersebut. Sebagian anak-anak malah asyik mengikuti lomba memasukkan jarum kedalam botol, diselingi canda dan tawa yang lepas. Uniknya, pemenang lomba anak-anak tersebut adalah kakak beradik putra dari Dokter Siti Andriani dari Rogojampi (selamat ya).  Kedepan, acara semacam ini dapat terus diselenggarakan agar Organisasi IDI Banyuwangi semakin kompak. (dokhan-pusdalin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *